:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2332646/original/078006800_1534426728-WhatsApp_Image_2018-08-16_at_18.32.05.jpeg)
Liputan6.com, Jakarta Timnas putri Indonesia kini tak lagi menghuni Athlete Village di area Jakabaring, Palembang, untuk Asian Games 2018. Usai melawan Maladewa, Kamis 16 Agustus 2018 lalu, mereka sudah pindah ke salah satu hotel di Palembang.
Pelatih timnas putri Indonesia, Satia Bagja menuturkan pihaknya memang diminta untuk angkat kaki dari Athlete Village. "Bukan kita yang minta, nanti orang pikir kita yang minta pindah setelah menang. Salah, salah itu," kata Satia saat ditemui di sela-sela latihan timnas di Stadion Atletik, Jumat (17/8/2018) malam.
Satia pun menuturkan kronologi timnas terpaksa pindah. Menurutnya, timnas putri diminta pindah oleh Inasgoc selaku panitia penyelenggara Asian Games 2018.
Permintaan itu muncul usai timnas menang melawan Maladewa. Satia menduga, ada kordinasi yang kurang antara Inasgoc, KONI, dan KOI.
Pasalnya, pihak KONI justru menduga timnas putri pindah karena permintaan sendiri. "Saya juga ditelepon KONI, kok kenapa pindah? Rupanya di atas itu tidak ada koordinasi," kata Satia.
<p><em><strong>* Update Terkini <a href="https://www.liputan6.com/tag/asian-games-2018">Asian Games 2018</a> Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia <a href="https://www.liputan6.com/asian-games">di Sini</a>.</strong></em></p>
Berita video aksi-aksi pemain Timnas putri Indonesia, Zahra Muzdalifah, yang membuat kewalahan penggawa tim Maladewa di Asian Games 2018.
No comments:
Post a Comment